Menyambut Perkembangan Dunia Digital dengan Lebih Bijak


Sepuluh tahun lalu, kamu tentu nggak pernah nyangka kalau bisa bepergian kemanapun cuma bermodal smartphone. Kehadiran aplikasi transportasi berbasis online atau ride sharing seperti gojek, grab, atau uber telah mengubah gaya hidup kita semua,  khususnya yang tinggal di perkotaan. Pesatnya perkembangan teknologi digital juga memberikan banyak peluang & harapan bagi banyak orang. Beragam kemudahan yang ditawarkan untuk menunjang semua aktivitasmu yang padat.

dictio.id

Hoax yang Mengancam

Perkembangan teknologi digital tidak melulu berdampak positif. Maraknya persebaran hoax adalah contoh hal negatif. Hoax merupakan residu perkembangan dunia digital yang tak dapat dihindari. Sebagian orang bahkan menganggap hoax adalah ladang bisnis yang menguntungkan. Hoax membuat suasana medsos menjadi keruh, penuh permusuhan, curiga, prasangka dan yang pasti bikin kamu selalu mengernyitkan dahi.

Penyebaran hoax pada dasarnya terjadi karena kurangnya literasi pengguna medsos. Kurangnya nalar kritis pembaca menjadi “pupuk” bagi tumbuh suburnya hoax. Sebagai generasi milenial yang cerdas & berfaedah, harusnya kamu bisa terhindar dari hoax. Kuncinya terus berpikir kritis dan pastikan sumber beritanya kredibel.

Mengapa kamu perlu menghindari hoax? Disadari atau tidak, hoax akan memperburuk mood, sehingga produktivitas kamu juga akan menurun. Nggak mau kan itu terjadi? makanya kita harus sebisa mungkin melawan dan menghindari hoax. Minimal jangan ikut nyebarin dan selidiki kebenaran beritanya. Terus kalo misalnya beritanya bener, kamu mesti pikirin juga apa dampaknya jika kamu sebarkan. Adakah teman, saudara, atau keluargamu yang tersinggung dengan postingan kamu. Intinya kamu harus mikir seribu kali sebelum ikut menyebarkan informasi.

Peluang Usaha Semakin Luas

Jangan khawatir, hoax hanya residu-residu minor dari perkembangan teknologi digital. Dengan kecerdasan dan kebijaksanaan kamu, hoax bisa kamu tendang jauh-jauh. Dunia digital memberikan jutaan peluang buat kamu memulai bisnis. Saat ini, dunia digital sudah memiliki environment yang mapan. Banyak e-commerce yang dapat memberikan kamu lapak jualan, baik gratis maupun berbayar. Kalau kamu kesulitan modal, kamu bisa ngajuin pinjaman ke start up fintech, khususnya yang berplatform peer-to-peer lending. Pengajuan pinjaman kamu bakalan jauh lebih cepet diproses daripada lembaga keuangan biasa.

Kamu tinggal duduk dan mikirin strategi digital marketing yang jitu supaya dagangan kamu laris manis. Literatur, buku digital, webinar atau pelatihan marketing di ranah digital sudah melimpah sumbernya. Yang paling penting, kamu mesti mikirin mau usaha apa, jualan apa, dan strategi memenangkan hati konsumen. Kalo kamu tekun, gigih, dan gak gampang nyerah dijamin kamu pasti sukses.

Tumbuhnya Profesi Baru

Selain peluang bisnis, perkembangan belantara digital juga memberikan beragam profesi baru. Driver gojek dan grab adalah contoh nyata. Emang sih, formatnya masih kayak tukang ojek atau sopir mobil rental biasa, tapi kan bisnis model dan sistem penghasilannya beda. Bayangin, berapa banyak driver transportasi online yang berhasil meningkatkan pendapatan. Keberadaan mereka juga membantu UKM dalam menaikkan penjualan, karena selain mengantar penumpang, ojol (ojek online) juga bisa mengantarkan makanan atau paket barang/dokumen.

Social media specialist, content writer, dan creative writer, graphic desainer juga profesi yang mulai populer dan banyak dibutuhkan karena menjamurnya bisnis di dunia digital. Baik e-commerce, media digital, ataupun fintech start up membutuhkan mereka untuk membuat dan mempublikasikan konten berkualitas. Konten berkualitas akan meningkatkan kredibilitas sebuah produk.

Dunia digital bukan sekadar tempat untuk hiburan dan hura-hura, dengan sikap yang bijak kamu bisa mendapatkan berbagai manfaat sehingga hidup kamu makin berfaedah.

 

Your reaction?
LOL LOL
0
LOL
OMG OMG
0
OMG
LOVE LOVE
0
LOVE
!@#$@ !@#$@
0
!@#$@
WTF WTF
0
WTF
ANGRY ANGRY
0
ANGRY
CUTE CUTE
0
CUTE
HAPPY HAPPY
0
HAPPY
DAMN DAMN
0
DAMN

Pemikir, perenung, pemerhati alam semesta, manusia dan kebudayaan

Leave a Reply

log in

reset password

Back to
log in